Perbedaan Nyata Antara Sistem ONLIMO KLH dan SPARING yang Wajib Diketahui Pelaku Bisnis
Updated: Jul 9

Banyak pelaku usaha masih menganggap ONLIMO KLH dan SPARING sebagai sistem pemantauan kualitas air yang sama. Padahal, ONLIMO KLH digunakan untuk memantau kualitas air sungai dan badan air alami, sedangkan SPARING dirancang khusus untuk memantau air limbah industri sebelum dibuang ke lingkungan. Kesalahan memahami perbedaan ini dapat membuat perusahaan menerapkan sistem monitoring yang tidak sesuai dengan kebutuhan maupun regulasi.
Apa Itu ONLIMO KLH?
ONLIMO (Online Monitoring Kualitas Air) merupakan sistem pemantauan kualitas air secara otomatis dan real-time yang digunakan untuk memonitor kualitas badan air alami, seperti sungai, danau, waduk, atau saluran air.
Sistem ini mengirimkan data kualitas air secara berkala sehingga kondisi lingkungan perairan dapat dipantau tanpa harus melakukan pengambilan sampel secara manual. Parameter yang dipantau dapat meliputi pH, suhu, dissolved oxygen (DO), conductivity, turbidity, hingga parameter lain sesuai kebutuhan lokasi pemantauan.
ONLIMO KLH banyak dimanfaatkan oleh pemerintah, pengelola kawasan, perusahaan, hingga institusi yang memiliki tanggung jawab terhadap pemantauan kualitas lingkungan perairan.
Apa Itu SPARING?
SPARING (Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus-Menerus dan Dalam Jaringan) merupakan sistem yang digunakan untuk memonitor kualitas air limbah hasil proses industri sebelum dibuang ke lingkungan.
Berbeda dengan ONLIMO, SPARING dipasang pada outlet Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sehingga berfungsi memastikan air limbah yang dilepas telah memenuhi baku mutu sesuai ketentuan yang berlaku.
Data hasil pemantauan dikirim secara otomatis sehingga memudahkan perusahaan dalam melakukan pengawasan, dokumentasi, dan pelaporan kualitas air limbah.
Perbedaan ONLIMO KLH dan SPARING
Walaupun sama-sama menggunakan teknologi monitoring online, terdapat beberapa perbedaan mendasar.
1. Objek Pemantauan
ONLIMO KLH digunakan untuk memantau kualitas badan air alami, seperti sungai, danau, waduk, maupun saluran air. Sementara itu, SPARING difokuskan untuk memantau kualitas air limbah hasil pengolahan industri sebelum dibuang ke lingkungan.
2. Lokasi Pemasangan
Perangkat ONLIMO KLH dipasang pada badan air atau saluran alami untuk memantau kondisi lingkungan secara langsung. Sebaliknya, SPARING dipasang di outlet Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebagai titik akhir sebelum air limbah dilepas ke badan air penerima.
3. Tujuan Pemantauan
ONLIMO KLH bertujuan memonitor kondisi kualitas lingkungan perairan secara berkelanjutan sehingga perubahan kualitas air dapat diketahui lebih cepat. Di sisi lain, SPARING digunakan untuk memastikan air limbah yang dibuang telah memenuhi baku mutu sesuai ketentuan yang berlaku.
4. Pengguna Sistem
ONLIMO KLH banyak digunakan oleh pemerintah, pengelola kawasan, perusahaan, maupun institusi yang bertanggung jawab terhadap pemantauan kualitas lingkungan. Sementara itu, SPARING umumnya diterapkan oleh industri yang menghasilkan air limbah dan wajib melakukan pemantauan kualitas efluen.
5. Fokus Monitoring
Fokus utama ONLIMO KLH adalah memantau kondisi kualitas air di lingkungan alami sebagai dasar evaluasi dan pengelolaan lingkungan. Adapun SPARING lebih berfokus pada pemenuhan aspek kepatuhan terhadap pengelolaan air limbah dan pelaporan kualitas efluen.
Singkatnya, ONLIMO KLH digunakan untuk memantau kualitas air di badan air alami, sedangkan SPARING digunakan untuk memantau kualitas air limbah hasil proses industri sebelum dibuang ke lingkungan. Memahami perbedaan ini akan membantu perusahaan maupun instansi memilih sistem monitoring yang paling sesuai dengan kebutuhan operasional dan regulasi yang berlaku.
Mana yang Tepat untuk Bisnis Anda?
Pemilihan sistem monitoring bergantung pada objek yang akan dipantau dan tujuan pemantauan yang ingin dicapai.
Jika perusahaan ingin memantau kualitas sungai, danau, waduk, atau badan air di sekitar area operasional, maka ONLIMO KLH merupakan solusi yang tepat. Sebaliknya, apabila perusahaan perlu memastikan kualitas air limbah hasil pengolahan telah memenuhi baku mutu sebelum dibuang ke lingkungan, maka SPARING menjadi sistem yang dibutuhkan.
Pada beberapa sektor industri, kedua sistem bahkan dapat diterapkan secara bersamaan. SPARING digunakan untuk memantau kualitas efluen di outlet IPAL, sedangkan ONLIMO KLH berfungsi memonitor kondisi badan air penerima secara real-time sehingga perusahaan memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai pengelolaan kualitas air.
Apabila perusahaan masih belum yakin sistem mana yang paling sesuai, berkonsultasi dengan penyedia solusi monitoring dapat membantu menentukan jenis perangkat, lokasi pemasangan, serta parameter pemantauan yang sesuai dengan kebutuhan operasional dan ketentuan regulasi.
Jangan Sampai Salah Memilih Sistem Monitoring
Kesalahan yang cukup sering terjadi adalah menganggap ONLIMO KLH dapat menggantikan fungsi SPARING, atau sebaliknya. Padahal, keduanya dirancang untuk kebutuhan monitoring yang berbeda sehingga pemilihannya harus disesuaikan dengan objek yang dipantau.
Memahami perbedaan antara ONLIMO KLH dan SPARING membantu perusahaan menentukan sistem yang tepat, mengoptimalkan proses pemantauan, serta mendukung kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.
Sebagai penyedia solusi monitoring lingkungan, Raung siap membantu perusahaan dalam implementasi ONLIMO KLH maupun SPARING, mulai dari konsultasi kebutuhan, penyediaan perangkat, instalasi, integrasi data, hingga layanan pemeliharaan. Dengan dukungan sistem yang tepat, perusahaan dapat memantau kualitas air secara lebih efektif, memperoleh data yang akurat dan real-time, serta mendukung pemenuhan kewajiban pelaporan dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.
Sumber:



Comments