Mengenal Apa Itu Sangkar Meteorologi

Dalam dunia pengamatan cuaca, keakuratan data temperatur dan kelembapan udara merupakan hal yang sangat penting. Pernahkah Anda melihat sebuah bangunan kayu sederhana berbentuk rumah kecil bercat putih yang diletakkan di area terbuka atau taman alat BMKG? Rumah kecil tersebut dikenal dengan nama Stevenson's screen atau Sangkar Meteorologi.
Tanpa adanya Sangkar Meteorologi, sensor dan termometer cuaca akan terpapar radiasi matahari langsung yang dapat menyebabkan hasil pengukuran suhu udara menjadi kurang akurat. Oleh karena itu, instrumen ini berfungsi sebagai pelindung untuk membantu menghasilkan data klimatologi yang akurat dan diakui secara internasional.
Pengertian Sangkar Meteorologi
Sangkar Meteorologi adalah sebuah bangunan pelindung berbentuk rumah kecil yang dirancang khusus untuk menempatkan instrumen pengukur suhu dan kelembapan udara. Konstruksi sangkar ini pertama kali dirancang oleh Thomas Stevenson, pada tahun 1864.
Sangkar ini umumnya menggunakan material kayu yang kuat terhadap perubahan cuaca. Bangunan sangkar dipasang di atas kaki penopang setinggi 1,2 meter hingga 1,5 meter dari permukaan tanah, agar sensor berada pada ketinggian standar pengamatan yang digunakan.
Dindingnya dibuat memiliki kisi-kisi ganda (double louvred) agar udara dapat bersirkulasi dengan bebas, tetapi cahaya matahari terhalang masuk. Selain itu, pintunya dirancang menghadap arah utara dan selatan untuk menghindari paparan sinar matahari langsung saat fajar maupun senja.
Fungsi Sangkar Meteorologi
Fungsi utama dari Sangkar Meteorologi adalah melindungi berbagai peralatan pengukur suhu dan kelembapan dari radiasi sinar matahari, radiasi pantulan bumi, serta guyuran air hujan dan debu. Dinding sangkar menggunakan cat warna putih untuk memantulkan kembali panas matahari.
Dengan kondisi lingkungan internal sangkar yang selalu teduh namun memiliki sirkulasi udara seimbang, data pengamatan dari waktu dan tempat yang berbeda dapat dibandingkan secara objektif untuk kebutuhan analisis cuaca penerbangan maupun pertanian.
Peralatan yang Terdapat di Dalam Sangkar Meteorologi
Di dalam ruang sangkar meteorologi, terdapat rangkaian termometer konvensional yang dipasang secara rapi untuk mencatat berbagai kondisi suhu udara. Kombinasi alat tersebut juga membantu pengamatan kelembapan udara. Berikut adalah peralatan pengukur suhu udara tersebut:
Termometer Bola Kering
Termometer bola kering adalah termometer yang berfungsi untuk mengukur suhu udara aktual dan suhu lingkungan yang terjadi saat itu. Alat ini berisi air raksa dalam tabung kaca kapiler. Perubahan suhu udara menyebabkan pemuaian atau penyusutan air raksa di dalam tabung sehingga suhu dapat dibaca dalam skala derajat Celsius.
Termometer Bola Basah
Termometer bola basah memiliki bentuk fisik yang mirip dengan termometer bola kering, tetapi bagian bolanya dibungkus oleh kain muslin atau sumbu halus yang selalu dijaga agar tetap dalam kondisi basah. Air pada kain menguap dan menyerap panas sehingga suhu yang ditunjukkan dapat lebih rendah daripada termometer bola kering.
Termometer Maksimum
Termometer maksimum difungsikan untuk mencatat nilai suhu udara tertinggi yang pernah dicapai dalam kurun waktu satu hari. Termometer ini menggunakan air raksa dan dilengkapi dengan celah sempit (constriction) di dekat bagian bolanya. Saat suhu udara naik, air raksa mengembang dan terdorong melewati celah sempit tersebut.
Namun, ketika suhu udara kembali turun, celah constriction menahan air raksa agar tidak menyusut kembali ke tabung utamanya. Akibatnya, permukaan air raksa tertahan pada skala suhu tertinggi yang pernah dicapai. Untuk menggunakannya kembali, termometer ini dikembalikan ke kondisi awal dengan cara dikibaskan ke arah celah constriction atau ke arah bawah.
Termometer Minimum
Termometer minimum digunakan untuk mengukur suhu udara terendah yang terjadi dalam kurun waktu 24 jam. Berbeda dengan termometer lainnya, alat ini menggunakan cairan alkohol karena memiliki titik beku yang sangat rendah. Di dalam tabung kapiler terdapat batang indeks kecil yang menunjukkan suhu minimum.
Ketika suhu udara menurun, alkohol menyusut dan permukaan jalurnya menarik batang indeks menuju nilai suhu terendah. Saat suhu kembali naik, alkohol akan memuai melewati indeks tanpa mengubah posisinya. Termometer ini dipasang sedikit miring ke bawah, dan penormalannya dilakukan dengan menggeser indeks kembali ke posisi awal.
Sumber:



Comments